Selasa, 23 Desember 2014

Rumput gajah mini yang tahan cuaca

Rumput gajah mini yang tahan cuaca
Merawat rumput taman rumah tumbuh subur tidaklah sulit. Terkadang timbulnya masalah rumput tidak bisa tumbuh dengan baik dan bahkan mati bukan disebabkan oleh rumputnya tapi perlakuan kita sendiri yang salah dalam menanam atau merawatnya. Buktinya rumput liar di tanah lapang atau semak belukar bisa tumbuh subur tanpa perlu dirawat sama sekali. Nah, di artikel ini akan dijelaskan tips-tips cara merawat rumput taman rumah jadi subur. Perlu diketahui bahwa jenis rumput halaman rumah sangat banyak, tapi jenis rumput yang paling sering digunakan di antaranya rumput manila, rumput swiss, rumput peking, rumput jepang dan rumput gajah mini. Dua jenis rumput yang terakhir yang disebutkan adalah jenis rumput yang paling umum dan paling banyak digunakan di halaman rumah orang Indonesia selama ini.

Rumput gajah mini yang tahan cuaca

Rumput gajah mini (Pennisetum purpureum schamach), berasal dari Amerika dan pertumbuhannya melalui proses evolusi. Semakin lama, bentuknya semakin mengecil. Berhubung secara genetik sudah berukuran kecil, ditanam di mana pun rumput ini tak akan berubah bentuk. Rumput gajah mini (Pennisetum purpureum schamach) semakin naik pamor sebagai dekorasi taman. Perannya tak hanya sebagai penutup tanah, tapi sebagai pemanis nat lantai carport dan pembatas teras dengan taman.Daunnya berwarna hijau pekat menyejukkan mata. Ciri khas lainnya, berdaun tebal dengan tepian yang agak keriting. Panjang daunnya hanya 5cm, meskipun rumput gajah biasa ada yang mencapai 10cm, dengan akar sepanjang 5cm-8cm. Meski tampilannya agak "pendek", tapi terlihat rapi. Halaman rumah sekecil apapun pasti bisa ditanami rumput ini. Kelebihan jenis rumput ini, diantaranya, bisa memotong biaya memangkasan. Tak heran jika rumput gajah mini kini semakin dijadikan pilihan banyak orang.
Rumput gajah mini memiliki karakter unik, dilihat dari pola pertumbuhannya. Daunnya tidak tumbuh ke atas, melainkan menyamping, sehingga membuat tampilan rumput jadi lebih bagus. Tekstur daunnya tidak tinggi, jadi tidak perlu dipangkas. Mirip rumput gajah biasa, hanya pola hidupnya saja yang merayap atau menyamping. Warna hijaunya melebihi rumput biasa, rumput gajah mini memiliki kemampuan hidup tinggi dan tidak sensitif terhadap patogen tanah. Meskipun ada perubahan cuaca, kondisi rumput tidak pernah nge-drop. Hanya saja, di tempat dingin pertumbuhannya tidak rapat dan cepat, tekstur daunnya jadi lebih lebar, dan kualitas warna lebih hijau. Sedangkan di tempat panas, daun akan tumbuh lebih kecil. Hebatnya lagi, rumput gajah mini tak banyak ditumbuhi gulma seperti rumput lain. Rumput gajah mini bandel dan mampu bertahan, karena kemampuan hidupnya lebih tinggi, gulma jadi kalah bersaing dengan daun gajah mini. Jadi, bisa dibilang resikonya sangat sedikit. Kalau pun ada, rumput ini lebih suka air karena termasuk rumput tropis. Tapi, di musim panas rumput ini tidak akan kering, meski dua bulan dibiarkan terlantar. Begitu masuk musim hujan, daunnya akan tumbuh lagi. Rumput gajah mini hanya dihinggapi satu hama. Namun, hama ini tidak sampai mendominasi rumput, karena tekstur daun gajah mini ini jenis pegangan. Jenis taman tropis yang masih banyak ditemui di Indonesia. Rumput yang mampu hidup di iklim tropis. Biaya perawatannya murah, kemampuan hidupnya tinggi, dan tidak memerlukan peremajaan yang sering. Paling hanya setahun sekali.

Cara Peremajaan

Merawat Rumput Taman Rumah Tumbuh Subur

Agar rumput gajah mini tetap berwarna hijau dan segar, disarankan, untuk memberi pupuk sebulan sekali agar unsur hara tanamannya seimbang. Lalu, tanam rumput rapat-rapat, sehingga bisa langsung dinikmati. Akan tetapi, jika kondisi rumputnya stres, warna daunnya tidak akan kuat. Tetap siram rumputnya, apalagi jika baru saja ditanam. Tiga minggu kemudian warna hijaunya akan semakin kuat, akarnya sudah tumbuh. Peremajaan yang dimaksudkan, saat sebulan setelah rumput ditanam, jarak antara satu daun dengan daun lain akan tumbuh jarang-jarang. Semakin bertambah bulan, jarak daun semakin rapat, sehingga tidak ada ruang lagi di antara rumput. Dengan pemangkasan, justru bisa membagi ruang tadi. Tapi, dengan peremajaan rumput tumbuh semakin rapat dan menumpuk ke atas. Setiap daun yang tumbuh saling mendorong hingga bentuknya menjadi bagus. Namun sebaliknya, rumput yang mengering, kecoklatan dan tak terurus akan membuat keindahan taman dan halaman rumah Anda menjadi surut.
Nah, bila Anda ingin membuat rumput lebih hijau dan subur, ada cara praktis yang dapat dicoba yakni menggunakan garam epsom atau garam inggris. Garam Epsom merupakan nama lain dari garam magnesium yaitu magnesium sulfat (magnesium sulfate) atau lebih tepatnya adalah magnesium sulfat hidrat (Magnesium Sulphate Heptahydrate/Hydrated) dengan rumus molekul MgSO4.7H2O. Nama mineral dari garam epsom adalah epsomite (MgSO4.7H2O). pH-nya adalah 6,0 (5,5 ke 7,0). Hampir semua mineral bentuk MgSO4 terjadi sebagai hidrat. 

Mengapa garam epsom baik untuk rumput?

Unsur magnesium adalah jenis mineral yang dikenal penting bagi pertumbuhan benih, produksi klorofil, dan membantu penyerapan (absorpsi) fosfor dan nitrogen, yang merupakan  dua komponen penyubur paling penting. 
Unsur sulfur atau belerang yang merupakan komponen utama dalam garam epsom juga menjadi nutrisi penting bagi tanaman. Belerang dapat merangsang produksi klorofil serta membuat nutrien utama (nitrogen, fosfor dan potassium) dalam sebagian besar pupuk penyubur tanaman menjadi lebih efektif. Untuk menyuburkan rumput di halaman rumah atau taman Anda, cukup taburkan sekitar 100 gram garam epsom untuk setiap 10 meter persegi. Penggunaan juga dapat dilakukan dengan cara mencampurkannya dengan air kemudian disemprotkan.

Cara Menanam Rumput

Cara Menanam Rumput
Anda tak perlu takut untuk memilih rumput sebagai pelengkap taman. Pada dasarnya semua jenis hunian dapat mengaplikasikan tanaman rumput, yang oleh sebagian orang dianggap sebagai hama. Jika Anda sudah berkenalan dan memilih jenis rumput yang ingin digunakan, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah bagaimana cara menanam rumput dan merawat rumput:

•    Mempersiapkan lahan untuk penanaman rumput pada taman rumah dengan terlebih dahulu    membersihkan batu-batu yang ada di permukaan atau yang tertanam di dalam tanah.   Ratakan permukaan tanah dengan menumbuk-numbuk dengan batu bata agar rapat dan datar. Berbeda dengan menanam pohon, pada tanaman rumput semakin padat malah lebih bagus untuk menghindari permukaan bergelombang nantinya.

•    Untuk tanah terbaik dalam menanam rumput menurut pakarnya, sebaiknya gunakan tanah merah agar tumbuhnya lebih subur.

•    Siangi atau potong dahan-dahan ranting dan daun yang rindang di atas taman agar rumput dapat tumbuh subur. Biasanya, bagian rumput yang tidak mendapat matahari cukup akan mati sedikit demi sedikit. Dan akhirnya nanti ada permukaan yang tidak ditumbuhi rumput sama sekali. Inilah fungsi dari langkah ini. Salah satu syarat agar rumput bisa tumbuh bagus dan tumbuh maksimal adalah kecukupan sinar matahari. Hampir semua jenis rumput membutuhkan sinar matahari, kira-kira enam jam sehari sehingga warnanya yang hijau padat memberi pemandangan yang menyejukkan.

•    Dalam menanam rumput sebaiknya tanam dalam bentuk lempengan berbentuk segi empat agar mudah ditata dan teratur, cara menanamnya tancapkan rumput ke areal yang sudah disiapkan. Setelah rumput tertancap rata di seluruh lahan, padatkan area supaya akar rumput bisa “terikat” erat di dalam tanah. Anda bisa memadatkan tanah dengan telapak tangan atau pakai alat pemadat khusus.

•    Jika membeli lempengan rumput langsung dari penjual tanaman hias sebaiknya minta untuk membuat lempengan rumput lebih tebal kurang lebih 2 cm. Atau bila sudah tersedia langsung di tokonya maka sebaiknya pilih sendiri yang sesuai kriteria tersebut.

•    Yang perlu diperhatikan barangkali hanya jarak penanamannya, khususnya untuk jenis rumput gajah mini. Jaraknya jangan terlalu rapat hingga sampai menumpuk, tetapi juga jangan terlalu jarang, karena bisa memengaruhi penampilan. Tanam lempengan rumput dengan jarak 2 jari sebagai pemisah antar pinggir lempengannya. Gunanya, agar pertumbuhan daun rumput lebih leluasa dan cepat rindang. Setelah menanam rumput, langsung siram rumput yang baru ditanam tersebut dengan air yang banyak agar dapat tumbuh subur. Setelah itu, siram secara merata tiga kali sehari, pagi, siang, dan sore hari selama satu minggu pertama. Setelah itu, penyiraman cukup dilakukan dua kali sehari.

•    Setelah usia seminggu atau dua minggu taburkan pupuk Urea di atas rumput baru tersebut. Pupuk Urea bagus untuk memunculkan warna hijau rumput. Begitu pupuk ditebar, sebaiknya area langsung disiram dengan air supaya pupuk larut. Jika tidak, maka daun bisa berwarna kekuningan seperti terbakar. Pemberian pupuk cukup sekali dalam sebulan pertama. Pemberian pupuk berikutnya melihat kondisi tanaman, biasanya tiga bulan sekali. Kalau kelihatannya pertumbuhan kurang maksimal, bisa diberi pupuk urea lagi.

•    Selain penyiraman dan pemberian pupuk, nyaris tak ada perawatan khusus lainnya. Gangguannya biasanya hanya tanaman liar yang harus rajin-rajin dicabut. Selain itu, seringkali juga muncul semut jika rumput ditanam di tempat yang agak lembab, tapi tidak terlalu mengganggu.

•    Pangkas minimal 4 kali sebulan atau setiap minggu di musim hujan atau minimal 2 kali sebulan di musim kemarau. Tapi, biasanya kita bisa menyesuaikan dengan keadaan panjang rumputnya. Berikan pupuk kompos secara berkala agar rumput dapat utmbuh subur atau jika tidak ingin rumput taman anda terlihat kotor karena pupuknya, maka sebaiknya gunakan pupuk cair saja yang dicampur langsung dengan air siramannya. Anda bisa membeli pupuknya di tempat penjual tanaman hias.

Jenis Rumput Taman Rumah

Taman Rumah tidak harus penuh dengan tanaman, pastinya ada ruang diantara tanaman yaitu tanah. Penampilan tanah yang terbuka dan kosong tentu akan mengurangi keindahan taman. Salah satu pilihan untuk mengisi ruang-ruang terbuka di areal hunian adalah dengan menanam rumput. Dengan adanya rumput, tanah terbuka bisa ditutup dengannya.  Rumput akan melindungi tanah dan akan membuat tampilan taman di rumah menjadi lebih indah dan menarik. Pada prinsipnya, rumput sangtlah luas peranannya. Maka, sebaiknya berapapun besarnya lahan disekitar kita, pastikan tertanami dengan rumput. Pilihlah rumput sesuai dengan keadaan yang diinginkan tak harus memiliki lahan luas. Lahan sempit pun bisa dimaksimalkan. 


Jenis Rumput Taman Rumah

Taman rumput nan elok di rumah bukan perkara sulit. Permainan pola dan warna bisa membuat jenis taman ini terlihat indah. Bahkan keberadaannya dapat menjadi center point di rumah Anda. Nuansa hijau dalam taman selalu mendapat prioritas tersendiri untuk menghasilkan desain taman yang indah dan alami. Tampilan rumput yang eksotik dapat membantu menambah sentuhan dekoratif taman Anda. Mungkin dengan ribuan jenis rumput nan eksotik, bisa menjadi tantangan bagi Anda yang gemar berkebun di rumah.

Menghadirkan tanaman rumput untuk menghias taman adalah pilihan yang tepat. Nah, sebelum mendesain taman rumput di rumah, sebaiknya Anda “berkenalan” dulu dengan berbagai macam jenis rumput agar tak salah memilih varian yang pas untuk menghiasi rumah Anda. Rumput tanaman di bawah ini bisa Anda jadikan referensi sebagai penutup tanah:

1. Rumput Gajah (Axonopus compressus) Rumput ini paling populer dan banyak digunakan dalam taman-taman perumahan. Harganya relatif lebih murah dibandingkan jenis rumput lainnya. Namun, rumput ini cepat sekali tumbuh maka harus rajin melakukan pemangkasan agar tetap terlihat rapi.

2. Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum schmach) Rumput ini lebih kecil dari rumput gajah biasa. Tak seperti rumput gajah, rumput jenis ini lebih lambat dalam urusan pemangkasan karena tumbuhnya lambat. Rumput ini juga menjadi pilihan karrena daunnya tidak tumbuh ke atas melainkan menyamping, sehingga tampilan rumput menjadi lebih bagus.

3. Rumput Gajah Mini Varigata Rumput ini serupa dengan jenis rumput gajah mini, bedanya memiliki semburat putih pada daunnya. Perawatannya juga lebih ekstra, karena rumput ini butuh lebih banyak disiram dan dipupuk urea secara rutin.

4. Kucai Mini Kucai mini masih satu keluarga dengan kucai Jepang. Kucai mini memiliki banyak anakan atau tunas baru sehingga dapat tumbuh menyebar. Kucai dapat menutup tanah seperti halnya rumput apabila ditanam dalam jumlah banyak. Dalam perawatannya, kucai butuh sedikit air namun perlu dipadu dengan tanaman lanskap karena ia tak senang tersengat panas matahari langsung.

 5. Bawang-bawangan Bentuk umbi dan daunnya menyerupai bawang. Tanaman ini disebut bawang-bawangan. Tanaman dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter ini akan tampil cantik bila ditanam dalam jumlah banyak. Warna bunganya pun beragam, ada putih, putih kekuningan, kuning juga pink. Biasanya pemakaian bawang-bawangan dipadukan dengan jenis rumput. Tanaman ini mudah beradaptasi dan dapat diperbanyak dengan pemisahan baik biji maupun rumpunnya.

6. Rumput Golf. Rumput ini merupakan salah satu rumput yang lumayan mahal jika dibandingkan dengan jenis rumput yang lain. Rumput golf harus ditanam pada areal yang memiliki resapan air yang baik agar tidak cepat busuk.

7. Rumput Jepang. Rumput jepang ini memiliki daun yang kurus dan rapat, sebaiknya sebulan sekali jarus dipotong agar bagian bawahnya tidak berwarna kuning. Rumput ini akan tumbuh subur jika diberi pupuk jenis urea sebulan dua kali.

8. Rumput Bermuda. Jenis rumput bermuda ini dapat bertahan dengan baik pada kondisi kering karena rumput ini berasal dari sabana Afrika, rumput macam ini juga dapat tumbuh dengan cepat pada daerah denga curah hujan yang tinggi.

Rumput Sebagai Groundcover


 

Rumput adalah tanaman yang paling mudah tumbuh pada lahaan yang keras ataupun lahan yang lembek. Beberapa tahun lalu, rumput barangkali cuma dianggap sebagai hama atau sekadar penutup tanah biasa/Groundcover. Tak ada yang menengok keberadaan tanaman yang masuk ke dalam keluarga Graminae ini. Namun, kini rumput menjadi elemen yang diperhitungkan dan mempunyai nilai yang tinggi, rumput sebagai groundcover atau penutup tanah memiliki fungsi menutup dan melindungi permukaan tanah, menyerap air dan memasok oksigen sehingga ramah terhadap lingkungan dan manfaat yang sangat besar diantaranya:
 
1. Rumput dapat memperbaiki sifat kimia dan fisik tanah, mencegah terjadinya erosi tanah. Erosi terjadi karena adanya air dipermukaan tanah. Jika permukaan tanah dalam keadaan gundul maka air tersebut akan diteruskan mengalir kearah permukaan tanah yang lebih rendah dengan disertai  pengikisan tanah. Namun jika permukaan tanah tersebut terdapat rumput maka air akan masuk lewat perakaran rumput dan tersimpan didalam tanah, kalaupun ada aliran air, air tersebut berasal dari hasil resapan dalam tanah sehingga proses erosi tanah kecil.

 
2. Rumput dapat menghasilkan oksigen. Walaupun oksigen mayoritas dihasilkan oleh tanaman yang besar, namun rumput juga menghasilkan oksigen pula. Biasanya peranan oksigen dari rumput terasa pada saat pembuatan lahan baru yang belum terdapat pohon rindangnya. Hal ini terjadi karena proses adaptasi antara tanaman perindang dan rumput berbeda, yaitu rumput jauh lebih cepat beradaptasi sehingga lebih cepat pula menghasilkan oksigen.

 
3. Rumput dapat menggemburkan tanah. Tanah yang berumput akan lebih gembur dari pada tanah yang tandus karena tanah berumput mempunyai rongga-rongga yang diciptakan oleh perakaran rumput yang rongga tersebut digunakan air untuk meresap kedalam tanah dan secara tidak langsung kondisi tanah bagian dalam menjadi lebih lunak. Dan sebaliknya, jika tanah tandus maka permukaan tanah tidak berpori dan air yang datang akan diteruskan mengalir lewat permukaan sehingga tanah pada bagian bawah tetap keras.

 
4. Rumput untuk memperindah taman yang bermanfaat sebagai penutup tanah/landed area, sehingga menjadi obyek utama lahan hijau yang akan memberikan keindahan. Rumput taman berfungsi untuk terjaminnya proses serapan air bagi tanah, sehingga kelembaban tanah selalu terjaga, hal ini juga bisa menurunkan suhu yang tinggi dilingkungan taman rumah. Fungsi rumput pada taman adalah sebagai pengisi space landed area/landscape taman secara merata.

 
Dari ke empat hal di atas rumput juga memiliki nilai estetika pada sebuah taman, keindahan sebuah taman akan terwakilkan oleh hamparan rumput hijau, hamparan yang indah menutupi tanah atau taman. Setiap orang pasti setuju bila hamparan rumput hijau nan rapi akan membuat mata terasa sejuk. Rumput kini menjadi pilihan favorit untuk menciptakan areal hijau. Warnanya yang hijau padat memberi kesan yang menyejukkan, kehadiran taman dengan rumput hijaunya jelas akan membuat rumah menjadi lebih 

 
segar dan asri ibarat lantai alam yang menghijau seluas mata memandang. Rumput kini menjadi tanaman penghias yang bisa mempercantik landscape sebuah bangunan, baik di halaman, sudut rumah, bahkan di atas dak bangunan. Keuntungan lainnya, halaman rumah yang ditutupi tanaman penutup tanah/Groundcover aman untuk tempat bersantai keluarga atau tempat bermain anak.