Merawat rumput taman rumah tumbuh subur tidaklah sulit. Terkadang timbulnya masalah rumput tidak bisa tumbuh dengan baik dan bahkan mati bukan disebabkan oleh rumputnya tapi perlakuan kita sendiri yang salah dalam menanam atau merawatnya. Buktinya rumput liar di tanah lapang atau semak belukar bisa tumbuh subur tanpa perlu dirawat sama sekali. Nah, di artikel ini akan dijelaskan tips-tips cara merawat rumput taman rumah jadi subur. Perlu diketahui bahwa jenis rumput halaman rumah sangat banyak, tapi jenis rumput yang paling sering digunakan di antaranya rumput manila, rumput swiss, rumput peking, rumput jepang dan rumput gajah mini. Dua jenis rumput yang terakhir yang disebutkan adalah jenis rumput yang paling umum dan paling banyak digunakan di halaman rumah orang Indonesia selama ini.
Rumput gajah mini yang tahan cuaca
Rumput gajah mini (Pennisetum purpureum schamach), berasal dari Amerika dan pertumbuhannya melalui proses evolusi. Semakin lama, bentuknya semakin mengecil. Berhubung secara genetik sudah berukuran kecil, ditanam di mana pun rumput ini tak akan berubah bentuk. Rumput gajah mini (Pennisetum purpureum schamach) semakin naik pamor sebagai dekorasi taman. Perannya tak hanya sebagai penutup tanah, tapi sebagai pemanis nat lantai carport dan pembatas teras dengan taman.Daunnya berwarna hijau pekat menyejukkan mata. Ciri khas lainnya, berdaun tebal dengan tepian yang agak keriting. Panjang daunnya hanya 5cm, meskipun rumput gajah biasa ada yang mencapai 10cm, dengan akar sepanjang 5cm-8cm. Meski tampilannya agak "pendek", tapi terlihat rapi. Halaman rumah sekecil apapun pasti bisa ditanami rumput ini. Kelebihan jenis rumput ini, diantaranya, bisa memotong biaya memangkasan. Tak heran jika rumput gajah mini kini semakin dijadikan pilihan banyak orang.
Rumput gajah mini memiliki karakter unik, dilihat dari pola pertumbuhannya. Daunnya tidak tumbuh ke atas, melainkan menyamping, sehingga membuat tampilan rumput jadi lebih bagus. Tekstur daunnya tidak tinggi, jadi tidak perlu dipangkas. Mirip rumput gajah biasa, hanya pola hidupnya saja yang merayap atau menyamping. Warna hijaunya melebihi rumput biasa, rumput gajah mini memiliki kemampuan hidup tinggi dan tidak sensitif terhadap patogen tanah. Meskipun ada perubahan cuaca, kondisi rumput tidak pernah nge-drop. Hanya saja, di tempat dingin pertumbuhannya tidak rapat dan cepat, tekstur daunnya jadi lebih lebar, dan kualitas warna lebih hijau. Sedangkan di tempat panas, daun akan tumbuh lebih kecil. Hebatnya lagi, rumput gajah mini tak banyak ditumbuhi gulma seperti rumput lain. Rumput gajah mini bandel dan mampu bertahan, karena kemampuan hidupnya lebih tinggi, gulma jadi kalah bersaing dengan daun gajah mini. Jadi, bisa dibilang resikonya sangat sedikit. Kalau pun ada, rumput ini lebih suka air karena termasuk rumput tropis. Tapi, di musim panas rumput ini tidak akan kering, meski dua bulan dibiarkan terlantar. Begitu masuk musim hujan, daunnya akan tumbuh lagi. Rumput gajah mini hanya dihinggapi satu hama. Namun, hama ini tidak sampai mendominasi rumput, karena tekstur daun gajah mini ini jenis pegangan. Jenis taman tropis yang masih banyak ditemui di Indonesia. Rumput yang mampu hidup di iklim tropis. Biaya perawatannya murah, kemampuan hidupnya tinggi, dan tidak memerlukan peremajaan yang sering. Paling hanya setahun sekali.
Rumput gajah mini memiliki karakter unik, dilihat dari pola pertumbuhannya. Daunnya tidak tumbuh ke atas, melainkan menyamping, sehingga membuat tampilan rumput jadi lebih bagus. Tekstur daunnya tidak tinggi, jadi tidak perlu dipangkas. Mirip rumput gajah biasa, hanya pola hidupnya saja yang merayap atau menyamping. Warna hijaunya melebihi rumput biasa, rumput gajah mini memiliki kemampuan hidup tinggi dan tidak sensitif terhadap patogen tanah. Meskipun ada perubahan cuaca, kondisi rumput tidak pernah nge-drop. Hanya saja, di tempat dingin pertumbuhannya tidak rapat dan cepat, tekstur daunnya jadi lebih lebar, dan kualitas warna lebih hijau. Sedangkan di tempat panas, daun akan tumbuh lebih kecil. Hebatnya lagi, rumput gajah mini tak banyak ditumbuhi gulma seperti rumput lain. Rumput gajah mini bandel dan mampu bertahan, karena kemampuan hidupnya lebih tinggi, gulma jadi kalah bersaing dengan daun gajah mini. Jadi, bisa dibilang resikonya sangat sedikit. Kalau pun ada, rumput ini lebih suka air karena termasuk rumput tropis. Tapi, di musim panas rumput ini tidak akan kering, meski dua bulan dibiarkan terlantar. Begitu masuk musim hujan, daunnya akan tumbuh lagi. Rumput gajah mini hanya dihinggapi satu hama. Namun, hama ini tidak sampai mendominasi rumput, karena tekstur daun gajah mini ini jenis pegangan. Jenis taman tropis yang masih banyak ditemui di Indonesia. Rumput yang mampu hidup di iklim tropis. Biaya perawatannya murah, kemampuan hidupnya tinggi, dan tidak memerlukan peremajaan yang sering. Paling hanya setahun sekali.
Cara Peremajaan
Agar rumput gajah mini tetap berwarna hijau dan segar, disarankan, untuk memberi pupuk sebulan sekali agar unsur hara tanamannya seimbang. Lalu, tanam rumput rapat-rapat, sehingga bisa langsung dinikmati. Akan tetapi, jika kondisi rumputnya stres, warna daunnya tidak akan kuat. Tetap siram rumputnya, apalagi jika baru saja ditanam. Tiga minggu kemudian warna hijaunya akan semakin kuat, akarnya sudah tumbuh. Peremajaan yang dimaksudkan, saat sebulan setelah rumput ditanam, jarak antara satu daun dengan daun lain akan tumbuh jarang-jarang. Semakin bertambah bulan, jarak daun semakin rapat, sehingga tidak ada ruang lagi di antara rumput. Dengan pemangkasan, justru bisa membagi ruang tadi. Tapi, dengan peremajaan rumput tumbuh semakin rapat dan menumpuk ke atas. Setiap daun yang tumbuh saling mendorong hingga bentuknya menjadi bagus. Namun sebaliknya, rumput yang mengering, kecoklatan dan tak terurus akan membuat keindahan taman dan halaman rumah Anda menjadi surut.
Nah, bila Anda ingin membuat rumput lebih hijau dan subur, ada cara praktis yang dapat dicoba yakni menggunakan garam epsom atau garam inggris. Garam Epsom merupakan nama lain dari garam magnesium yaitu magnesium sulfat (magnesium sulfate) atau lebih tepatnya adalah magnesium sulfat hidrat (Magnesium Sulphate Heptahydrate/Hydrated) dengan rumus molekul MgSO4.7H2O. Nama mineral dari garam epsom adalah epsomite (MgSO4.7H2O). pH-nya adalah 6,0 (5,5 ke 7,0). Hampir semua mineral bentuk MgSO4 terjadi sebagai hidrat.
Nah, bila Anda ingin membuat rumput lebih hijau dan subur, ada cara praktis yang dapat dicoba yakni menggunakan garam epsom atau garam inggris. Garam Epsom merupakan nama lain dari garam magnesium yaitu magnesium sulfat (magnesium sulfate) atau lebih tepatnya adalah magnesium sulfat hidrat (Magnesium Sulphate Heptahydrate/Hydrated) dengan rumus molekul MgSO4.7H2O. Nama mineral dari garam epsom adalah epsomite (MgSO4.7H2O). pH-nya adalah 6,0 (5,5 ke 7,0). Hampir semua mineral bentuk MgSO4 terjadi sebagai hidrat.
Mengapa garam epsom baik untuk rumput?
Unsur magnesium adalah jenis mineral yang dikenal penting bagi pertumbuhan benih, produksi klorofil, dan membantu penyerapan (absorpsi) fosfor dan nitrogen, yang merupakan dua komponen penyubur paling penting.Unsur sulfur atau belerang yang merupakan komponen utama dalam garam epsom juga menjadi nutrisi penting bagi tanaman. Belerang dapat merangsang produksi klorofil serta membuat nutrien utama (nitrogen, fosfor dan potassium) dalam sebagian besar pupuk penyubur tanaman menjadi lebih efektif. Untuk menyuburkan rumput di halaman rumah atau taman Anda, cukup taburkan sekitar 100 gram garam epsom untuk setiap 10 meter persegi. Penggunaan juga dapat dilakukan dengan cara mencampurkannya dengan air kemudian disemprotkan.



